Selasa, 17 September 2019

TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN DI ERA 4.0


Assalamualaikum Wr. Wb.
Dalam kesempatan kali ini saya akan memaparkan penjelasan mengenai "TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN DI ERA 4.0" artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Media dan Teknologi yang diampu oleh ibu Hana Lestari, M.Pd

sebelum kita masuk ke pembahasan inti, mari kita ketahui pemaparan mengenai era 4.0 dan era-era sebelumnya.



Sebelum revolusi industri terjadi ada zaman pra revolusi dimana semua kegiatan dilakukan oleh tangan manusia tanpa bantuan tenaga mesin atau yang disebut dengan pra industrial. 

Revolusi industri 1.0 terjadi  pada abad 17 sampai awal abad ke-18, terjadi perubahan industri dari tenaga manusia ke mesin akibat penemuan tenaga uap oleh para ilmuwan. Revolusi ini menandai hadirnya industri manufaktur dalam skala masif. Pabrik-pabrik yang memproduksi benda kebutuhan kita seperti sabun, motor, hingga lemari bisa ada sekarang karena adanya revolusi industri ini.

Revolusi industri 2.0 terjadi pada pertengahan abad ke-18 dimana revolusi ini ditandai dengan pemanfaatan tenaga listrik untuk mempermudah serta mempercepat proses produksi, distribusi, dan perdagangan. Simbol penting yang menandai era ini adalah produksi berjalan yang dimulai oleh pabrik mobil Ford.



Revolusi industri 3.0 ini disebut sebagai revolusi informasi dimana terjadi ledakan informasi digital. Berawal dari ditemukannya PLC (Programmable Logic Controller) sehingga mesin industri dapat berjalan sendiri dan menyebabkan biaya produksi makin murah. Revolusi ini dimulai pada tahun 1960 an hingga 2010. Personal computer, internet, smartphone menjadi penanda revolusi 3.0



Revolusi industry 4.0 ini ditandai dengan Robot, artificial intelligence, machine learning, biotechnology, blockchain, internet of things (IoT), driverless vehicle. Repolusi ini merupakan salah satu pelaksanaan proyek strategi teknologi modern Jerman 2020 (Germany High-Tech Strategy 2020). Strategi tersebut diterapkan melalui peningkatan teknologi sektor manufaktur (industri), penciptaan kerangka kebijakan strategis yang konsisten, serta penetapan prioritas tertentu dalam menghadapi kompetisi global.
Revolusi industri 4.0 telah mengubah hidup dan kerja manusia secara fundamental (mendasar). Berbeda dengan revolusi industri sebelumnya, revolusi industri generasi ke-4 ini memiliki skala dan  ruang lingkup yang lebih luas. Kemajuan teknologi baru yang menyatukan dunia fisik, digital dan biologis telah mempengaruhi semua keilmuan, ekonomi, industri dan pemerintah.


setelah mengetahui sedikit pemaparan mengenai sejarah dan perkembangan revolusi, mari kita masuk pada pembahasan inti.

Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0




Definisi Teknologi Pendidikan menurut  AECT 2004, “Educational technology is the study and ethical practice of facilitating learning and improving performence by creating, using, and managing appropriate technological processes and  resources “. Teknologi pendidikan adalah studi dan etika praktik dalam upaya memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan cara menciptakan, menggunakan atau memanfaatkan dan mengelola proses dan sumber-sumber teknologi yang tepat.”



Dalam definisi ini menerangkan bahwa pembelajaran dipusatkan pada siswa, guru berfungsi sebagai fasilitator dan motivator dalam meningkatkan proses belajar siswa. Hal ini sesuai dengan definisi Teknologi Pendidikan sebagai studi dan etika praktek untuk menfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja melalui penciptaan, penggunaan, dan pengaturan proses dan sumber daya teknologi.


Jika diartikan menurut istilahnya secara umum, secara konseptual teknologi pendidikan didefinisikan sebagai teori dan praktik dalam desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, penilaian, dan penelitian proses, sumber, dan sistem untuk belajar. Definisi tersebut mengandung pengertian adanya komponen dalam pembelajaran, yaitu teori dan praktek; desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, penilaian, dan penelitian; proses, sumber, dan sistem; dan untuk belajar. Teknologi pendidikan mencakup sistem lain yang digunakan dalam proses mengembangkan kemampuan manusia.

Sedangkan teknologi pembelajaran merupakan suatu bidang kajian khusus ilmu pendidikan dengan objek formal “belajar” pada manusia secara individu maupun kelompok. Hal ini karena belajar tidak hanya berlangsung dalam lingkup sekolah, melainkan juga pada organisasi misalnya keluarga, masyarakat, dunia usaha, bahkan pemerintahan. Belajar dapat di mana saja, kapan saja dan siapa saja, mengenai apa saja, dengan cara dan sumber apa saja yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.
Istilah teknologi pembelajaran mencakup banyaknya lingkungan pemanfaatan yang menggambarkan fungsi teknologi dalam pendidikan secara lebih tepat; dapat merujuk baik pada belajar maupun pembelajaran, dan pemecahan masalah belajar/fasilitas pembelajaran, teknologi pembelajaran merupakan suatu bidang inovasi dalam bidang pendidikan.


Jadi, di era revolusi industri 4.0 juga mengubah cara pandang tentang pendidikan. Perubahan yang dilakukan tidak hanya sekadar cara mengajar, tetapi jauh yang lebih mendasar, yakni perubahan cara pandang terhadap konsep pendidikan itu sendiri. Untuk bisa menghadapi semua tantangan tersebut, syarat penting yang harus dipenuhi adalah bagaimana menyiapkan kualifikasi dan kompetensi guru yang berkualitas. Pasalnya, di era revolusi industri 4.0 profesi guru makin kompetitif.
Setidaknya terdapat lima kualifikasi dan kompetensi guru yang dibutuhkan di era 4.0 diantaranya adalah:
  1.  Educational competence, kompetensi mendidik/pembelajaran berbasis internet of thing sebagai basic skill di era ini;
  2. Competence for technological commercialization, punya kompetensi membawa siswa memiliki sikap entrepreneurship (kewirausahaan) dengan teknologi atas hasil karya inovasi siswa;
  3. Competence in globalization, dunia tanpa sekat, tidak gagap terhadap berbagai budaya, kompetensi hybrid, yaitu global competence dan keunggulan memecahkan problem nasional;
  4. Competence in future strategies, dunia mudah berubah dan berjalan cepat, sehingga punya kompetensi memprediksi dengan tepat apa yang akan terjadi di masa depan dan strateginya, dengan cara joint-lecture, joint-research, joint-resources, staff mobility dan rotasi, paham arah SDG’s, dan lain sebagainya.
  5. Conselor competence, mengingat ke depan masalah anak bukan pada kesulitan memahami materi ajar, tapi lebih terkait masalah psikologis, stres akibat tekanan keadaan yang makin komplek dan berat.

Dengan demikian teknologi pendidikan dan pembelajaran akan terus mengikuti berbagai perubahan
dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kondisi ini menuntut kita untuk terus mempelajari berbagai perubahan tersebut dan mengaplikasikannya terhadap peserta didik dalam memecahkan masalah belajar.

demikian artikel tentang teknologi pendidikan dan pembelajaran di era revolusi 4.0 yang bisa saya paparkan kali ini, semoga dengan keterbatasan ilmu yang saya punya ini dapat menambah barakah dan pengetahuan bagi pembaca. mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan kata, nama, tahun atau semacamnya. semoga bermanfaat. terimaksih.

SEMANGAT BELAJAR!

Wassalamua'laikum Wr. Wb.

Kamis, 25 Juli 2019

RPP IPA kelas 6 tema 4 Globalisasi

Assalamualaikum wr. wb

hai apa kabar? syukur alhamdulillah pada hari ini kita masih diberi banyak kenikmatan oleh Allah, sehingga kita masih bisa bernafas dan belajar. pada kesempatan hari ini tak bosan-bosannya saya ingatkan anda untuk terus belajar, belajar apapun selama kita masih diberi banyak kenikmatan ini.
namun, jika kita akan belajar suatu lembaga pendidikan sudah sewajarnya proses belajar mengajar semestinya berlangsung dengan lancar. berlangsung lancarnya sebuat proses belajar mengajar tentu harus disiapkan dengan sebuah perencanaan yang matang dan sebuah perencanaan tersebut disebut RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).

RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu kali pertemuan atau lebih, rpp di kembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar. berikut adalah contoh rpp ipa kelas 6 tema 4 tentang globalisasi.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan              :-
Kelas / Semester                 :VI (Enam) / 1
Tema 4                                :Globalisasi
Sub Tema 1                         :Globalisasi di Sekitarku
Pembelajaran                      :1
Alokasi Waktu                    :1 Hari

A.      KOMPETENSI INTI (KI)
·         KI-1 Menerima dan menjalankan,dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
·         KI-2 Memiliki perilaku jujur,disiplin,tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,teman, guru, dan tetangganya.
·         KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, ,makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, da benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
·         KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estesis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang  mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B.      KOMPETENSI DASAR (KD) 
 3.6 Menjelaskan cara menghasilkan, menyalurkan, dan menghemat energi listrik.

C.      INDIKATOR
 3.6.1 Mengidentifikasi cara menghasikan, menyalurkan dan menghemat energi listrik
3.6.2 Menciptakan alat peraga penghasil energi listrik dari bahan bekas

D.      TUJUAN  PEMBELAJARAN 
·         Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
·         Menunjukan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru.
·         Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinnya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya dirumah dan disekolah.
·         Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak yang beriman dan berakhlak mulia.


E.       MATERI
·         Energi listrik
·         Cara pembuatan miniatur pembangkit listrik


F.       PENDEKATAN & METODE
Pendekatan           : Scientific
Strategi                 : Cooperative Learning dan Project Based Learning
Teknik                  : Example Non Example
Metode                 : Demonstrasi, Penugasan, Tanya Jawab.

G.      KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan
DeskripsiKegiatan
Alokasi
Waktu
    Pendahuluan

  •      Guru memberikan salam dan mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing.
  • Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
·         Menginformasikan tema yang akan dibelajarkan yaitu tentang ”Berbagai Pekerjaan”.
·         Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengomunikasikan dan menyimpulkan.
 10 menit
       Inti
·         Siswa mengamati gambar tentang pengaruh globalisasi yang ada dibuku siswa.
·         Siswa mengamati bagaimana barang-barang tersebut dapat dengan cepat diakses dari negara asalnya dan diseluruh dunia.
·         Guru membuat beberapa kelompok diskusi.
·         Siswa mendiskusikan secara berkelompok mengenai beragam hal yang ingin mereka ketahui lebih lanjut dari hasil pengamatan dan hubungannya dengan globalisasi. Siswa menuliskannya dalam bentuk pertanyaan.
·         Siswa kemudian mendiskusikan pertanyaan tersebut bersama guru secara klasikal.
·         Guru memberi penguatan tentang arti globalisasi. Globalisasi dimulai di abad 20, seiring dengan perkembangan teknologi terutama teknologi di bidang komunikasi. Dengan ditemukannya televisi,  komputer, telepon, dan perangkat komunikasi lainnya, menjadikan informasi menjadi sangat cepat diakses oleh semua orang di semua penjuru dunia hanya dalam hitungan detik. Karena itu globalisasi juga dikatakan sebagai masa yang mampu menembus ruang dan waktu.
·         Siswa membaca teks eksplanasi ilmiah tentang proses menghasilkan energi listrik dari PLTA.

Description: Hasil gambar untuk gambar plta air

Keterangan gambar:
1. Sungai/waduk, tempat penampungan air.
2. Pintu masuk air sungai/waduk.
3. Katup pengaman, berfungsi sebagai katup pengatur masuknya air.
4. Tangki pengaman tekanan air jika tiba-tiba naik saat katup pengatur ditutup.
5. Pipa pesat, untuk mengalirkan dan mengarahkan air ke turbin dan untuk mendapatkan tekanan energi yang besar.
6. Katup pengatur turbin.
7. Turbin, mengubah energi potensial air menjadi energi gerak.
8. Generator, menghasilkan energi listrik dari energi gerak.
9. Transformer, untuk transfer energi listrik antardua sirkuit dengan induksi elektromagnet.
10. Saluran Transmisi, penyalur energi listrik ke konsumen.
·         Kemudian guru menyidiakan alat peraga berupa miniatur pembangkit listrik tenaga air yang terbuat dari kaset cd.
·         Siswa dituntut untuk mengamati apa yang terjadi saat rangkain cd tersebut berjalan sehingga menghasilkan listrik.
·         Siswa diminta menganalisis proses dihasilkannya listrik oleh pembangkit tersebut, berdasarkan informasi yang telah mereka dapatkan dari teks sebelumnya.
·         Siswa kemudian menuliskan proses tersebut dalam bentuk gambar dan tulisan. Mandiri
·         Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang ada di buku.
150 Menit
     Penutup


·         Bersama-sama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehariIntegritas
·         Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi)
·         Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya tentang pembelajaran yang telah diikuti.
·         Melakukan penilaian hasil belajar
·         Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran)
15 menit


H.  SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN
·         Buku Pedoman Guru Tema : Berbagai Pekerjaan Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013.Rev 2018, Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013 REV 2018).
·         Buku Siswa Tema : Berbagai Pekerjaan Kelas 6 ( Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 REV. 2018, Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Rev 2018).
·         Kaset bekas dan dinamo

I.        PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR
                   PENILAIAN SIKAP
   No
Nama
Perubanan tingkahlaku
Santun
Peduli
  TanggungJawab
   K
   C
   B
   SB
   K
    C
   B
   SB
   K
  C
   B
    SB
    1
    2
     3
    4
     1
     2
    3
     4
    1
     2
    3
     4
  1
    ...................
  2
    ...................
  3
    ……………..
  4
    ……………..
   5
     ……………..
     Dst
    ……………..
Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2,B (Baik) : 3,SB (SangatBaik) : 4

Penilaian (penskoran): Total Nilai Siswa x 10
Total Nilai Maksimal
Nilai (skoring) : 3 + 2 + 1 = 6 x 10 = 5
12 12 


Mengetahui
Kepala Sekolah




NIP.....................

Bogor, 24 Juli 2018
Guru Kelas VI




NIP.....................



demikian blog kali ini, semoga bermanfaat untuk kita semua, mohon maaf bila masih terdapat banyak kesalahan. kritik dan saran anda sangat membantu dan memotivasi saya untuk lebih baik lagi. terimaksih.

Wassalamualaikum wr.wb